OTT Pejabat Angkasa Pura

Dirut PT INTI Tersangka Baru Kasus Suap Pengadaan Sistem Penanganan Bagasi

publicanews - berita politik & hukumJubir KPK Febri Diansyah saat memberikan keterangan pers penetapan tersangka Dirut PT Inti, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/10). (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK menetapkan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara sebagai tersangka baru Kasus dugaan suap proyek Baggage Handling System (BHS) di PT Angkasa Pura Propertindo (APP). Proyek ini dilaksanakan oleh anak perusahaan PT Telkom tersebut.

Darman menyusul anak buahnya Taswin Nur yang telah menjadi tersangka bersama Direktur Keuangan PT Angkasa Pura (AP) II Andra Y Agussalam. AP adalah perusahaan induk APP.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penetapan tersangka terhadap Darman merupakan pengembangan dari fakta-fakta penyidika, yakni munculnya dugaan keterlibatan pihak lain.

"Setelah menemukan bukti pemulaan yang cukup, KPK melakukan penyidikan baru dengan tersangka DMP (Darman Mappangara), Direktur Utama PT INTI," ujar Jubir Febri dalam keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/10).

Febri mengatakan, Darman diduga bersama-sama anak Taswin menyuap Andra untuk mengawal agar proyek Baggage Handling System (BHS) dikerjakan oleh INTI.

Atas perbuatannya Darman disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top