Skandal BLBI

KPK Minta Bantuan Singapura Periksa Sjamsul dan Itjih Nursalim

publicanews - berita politik & hukumSjamsul Nursalim saat masih menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK meminta bantuan Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB), KPK-nya Singapura, untuk mendatangkan pasangan taipan Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim. Pemilik saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) itu adalah tersangka pengemplang dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, KPK tidak melibatkan Interpol meskipun Sjamsul dan Itjih masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Saya dengar yang bersangkutan kan udah jadi warga negara permanen di Singapura, kita sudah koordinasi dengan CPIB. Kita sampaikan surat-suratnya sudah. Ya sudah kita tunggu saja," ujar Alex di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/10).

KPK Kejar Aset Sjamsul Nursalim

KPK telah memiliki nota kesepahaman atau MoU dengan CPIB, salah satu isinya mengatur kerja sama pemulangan atau pemeriksaan tersangka.

Namun, Alex menambahkan, KPK tidak bisa memaksa Singapura mendeportasi Sjamsul dan istrinya. Ia berharap CPIB dapat melakukan pemeriksaan mereka di Singapura.

"Kalau bisa didatangkan itu lebih baik. Kalau tidak bisa, misalnya diperiksa di kantor CPIB, itu juga akan membantu. Intinya yang kita butuhkan keterangan yang bersangkutan. Kita memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan sebagai saksi," Alex menandaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top