Skandal BLBI

Sjamsul dan Itjih Nursalim Dinyatakan Buron

publicanews - berita politik & hukumSjamsul Nursalim. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK resmi memasukkan dua tersangka kasus mengemplang dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim dalam daftar pencarian orang (DPO). Artinya, keduanya dinyatakan buron.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, surat kepada Kapolri dengan tembusan ke Kabareskrim sudah dikirimkan. "KPK meminta bantuan Polri untuk melakukan pencarian tersangka SJN dan ITN," ujar Febri melalui pesan singkat, Senin (30/9).

KPK juga akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait lainnya.

Sebelum permohonan DPO ini, KPK telah menetapkan pasangan taipan pemilik saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) yang telah mati tersebut sebagai tersangka sejak 10 Juni 2019. KPK sudah dua kali memanggil Sjamsul dan Itjih, yakni pada 28 Juni dan 19 Juli 2019. Namun keduanya mangkir.

Surat panggilan juga telah dikirimkan ke lima alamat mereka di Indonesia dan Singapura. Ada yang menyebut Sjamsul sudah menjadi WN Singapura.

"Selain mengantarkan surat panggilan pemeriksaan tersebut, KPK juga meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia mengumumkannya di papan pengumuman kantor KBRI Singapura. KPK juga meminta bantuan Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB), Singapura," Febri menjelaskan.

Secara paralel, KPK juga meminta keterangan sekitar 30 orang saksi dari berbagai unsur untuk berkas penyidikan keduanya.

KPK menjerat Sjamsul dan Itjih Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top