OTT Pejabat Kementerian PUPR

Sore Ini, KPK Umumkan Tersangka Baru Kasus Suap SPAM

publicanews - berita politik & hukumAnggiat Partunggul Nahat Simaremare usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, 4 April 2019 dalam kasus suap proyek SPAM di Kementerian PUPR.( Foto: Publicanews/Dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Dinas Cipta Karya Kementerian PUPR bakal menelan korban lain. Sore ini, KPK akan mengungkapkan tersangka baru.

"Pimpinan KPK akan mengumumkan penyidikan baru dalam pengembangan kasus proyek sistem penyediaan air minum tersebut. Kami temukan aliran dana yang cukup masif terhadap sejumlah pejabat dan pihak lain," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Rabu (25/9).

Febri menambahkan, sudah ada sekitar 62 orang yang telah mengembalikan uang. Namun KPK meenduga diduga masih ada pejabat lain yang juga menerima dan tidak mengembalikan uang proyek yang dijadikan bancakan.

KPK Identifikasi Ada Penerimaan Massal Suap Proyek SPAM

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan empat pejabat Kementerian PUPR sebagai tersangka. Mereka adalah Kasatker SPAM Strategis sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meira Woro Kustinah, Kasatker SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, dan PPK SPAM Toba I Donny Sofyan Arifin.

Keempatnya diduga menerima suap dari Dirut WKE Budi Suharto, Direktur Wijaya Kusuma Emindo Lily Sundarsih, Direktur Tashida Sejahtera Perkasa (TSP) Irene Irma, dan Direktur TSP Yuliana Enganita Dibyo. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top