KPK Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Suap Bupati Pakpak Bharat

publicanews - berita politik & hukumJubir KPK Febri Diansyah mengumumkan tiga tersangka baru kasus suap di Kabupaten Pakpak Bharat, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (23/9). (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK menetapkan tiga tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara (Sumut). Tiga tersangka tersebut berasal dari unsur swasta dan PNS.

"KPK kemudian meningkatkan status penanganan perkara dengan menetapkan tiga orang tersangka," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (23/9)

Ketiganya adalah Anwar Fuseng Padang, Dilon Bancin, dan Gugung Banuera. Anwar merupakan Wakil Direktur CV Wendy, sedangkan Dilon swasta, dan Gugung seorang PNS.

KPK menduga Dilon dan Gugung memberikan uang kepada Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu senilai Rp 720 juta. Sementara total uang yang diberikan Anwar kepada Reminggo sebesar Rp 300 juta.

Atas perbuatan ya Anwar Fuseng disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara Dilon Bancin dan Gugung Banuera disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU yang sama jjo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top