Suap Pesawat Garuda

KPK Kembali Panggil Eks Dirut Citilink Alfred Burhan

publicanews - berita politik & hukumEmirsyah Satar. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Dirut Citilink Albert Burhan kembali masuk daftar pemeriksaan oleh penyidik KPK. Sedianya Albert akan dimintai keterangan saat menjabat VP Treasury Manajemen PT Garuda Indonesia 2005-2012 untuk tersangka eks Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar.

Senin (9/9) lalu, Alfred tidak memenuhi panggilan KPK. Hari ini ia diperiksa bersama pegawai PT Garuda Indonesia Rajendra Kartawiria.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan ESA dalam kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus dan Roll Royce PLC," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (12/9).

Dalam kasus ini, KPK menduga Emir menerima suap dari Soetikno Soedarjo selaku beneficial owner Connaught International Pte Ltd. sebesar 1,2 juta Euro dan 180 ribu dollar AS.

Emir dan Tikno juga ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU). Dalam kasus TPPU ini, KPK juga menersangkakan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia periode 2007-2012 Hadinoto Soedigno.

KPK mendalami kasus TPPU ini setelah menemukan sejumlah dugaan pemberian uang dari Tikno ke Emir dan Hadinoto untuk membayar pembelian aset, antara lain rumah mewah hingga uang di rekening luar negeri. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top