Suap Terminasi PKP2B

Marcus Mekeng Dikonfrontasi dengan Samin Tan?

publicanews - berita politik & hukumTersangka kasus suap terminasi PKP2B Samin Tan. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Setelah mencegahnya ke luar negeri, hari ini KPK memanggil Ketua Fraksi Golkar DPR Melchias Markus Mekeng. Anggota Komisi XI itu sedianya dimintai keterangan kasus dugaan suap terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian ESDM.

Kasus ini menjerat Samin Tan, pemilik PT Borneo Lumbung Energy and Metal (BLEM), induk usaha (AKT).

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SMT (Pemilik PT BORN, Samin Tan),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (11/9).

Penyidik tampaknya akan mengkonfrontasi antara Mekeng dan Samin Tan karena pemeriksaan keduanya dijadwalkan secara bersamaan.

Nama Mekeng muncul dari kesaksian eks anggota Komisi II DPR Eni Maulani Saragih di Pengadilan Tipikor Jakarta. Eni, terdakwa kasus suap dan gratifikasi proyek PLTU Riau-1 mengatakan ia diperintah Mekeng, bosnya di Fraksi Golkar, untuk membantu Samin Tan yang bermasalah dengan Kementerian ESDM.

"Pak Mekeng meminta kepada saya sebagai anggota fraksinya waktu itu untuk membantu perusahaan Samin Tan," kata Eni dalam sidang 2 Januari 2019.

Samin Tan diduga menggelontorkan uang Rp 4 miliar pada 1 Juni 2018 dan Rp 1 miliar ada 22 Juni 2018 kepada Eni. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top