Jual Beli Jabatan

Lima Pejabat Pemkab Kudus Diperiksa KPK

publicanews - berita politik & hukumBupati Kudus Muhammad Tamzil usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 27 Juli 2019. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Lima pejabat Pemkab Kudus, Jawa Tengah, diperiksa KPK untuk mendalami kasus jual beli jabatan yang menjerat Bupati Muhammad Tamzil. Para saksi tersebut adalah Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Abdul Halid dan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Joko Susilo.

Kemudian Sekretaris Bidang Perdagangan Andy Imam Santoso, Kepala Satpol PP Djati Solechah dan Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Harjuno Widada.

"Mereka akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (10/9).

KPK menetapkan Tamzil sebagai tersangka bersama Plt Sekretaris Dinas DPPKAD Akhmad Sofyan dan Staf Khusus Bupati Agus Soeranto. Ketiganya diduga menerima suap dan gratifikasi dalam pengisian pejabat perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kudus tahun 2019.

Bupati Kudus Patok Harga Tertentu untuk Tiap Jabatan

Tamzil diduga menerima suap Rp 250 juta dari Akhmad Sofyan melalui Agus Soeranto.

Tamzil dan Agus selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan, Sofyan sebagai pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU yang sama juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top