Suap Perizinan Meikarta

KPK Panggil Kembali Legislator Waras dan Soleman

publicanews - berita politik & hukumAnggota DPRD Jabar Waras Wasisto usai diperiksa KPK pada 20 Agustus 2019 (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK kembali memanggil anggota DPRD Jabar Waras Wasista dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi Soleman dalam kasus suap perizinan proyek Meikarta.

"Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka IWK," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saatnya dikonfirmasi, Senin (9/9).

IWK yang dimaksud adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa. Ia menjadi tersangka baru bersama eks Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Bartholomeus Toto.

Pada 20 Agustus lalu, Waras dan Soleman juga dipanggil bersamaan oleh penyidik KPK. Namun usai diperiksa keduanya saling berbantah keterangan.

Selain keduanya, hari ini penyidik memanggil Satriyadi, karyawan Lippo Cikarang yang mengurusi perizinan Meikarta.

KPK menduga Iwa berperan memuluskan Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi 2017. RDTR ini penting bagi Lippo Group untuk mengembangkan proyek properti mewah di Cikarang tersebut.

KPK menduga Iwa menerima Rp 900 juta dari Kabag Tata Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi Neneng Rahmi Nurlaili. Lippo memberi Rp 1 miliar, namun Neneng Rahmi menyerahkan pada Waras melalui Soleman setelah menyunatnya Rp 100 juta.

Atas perbuatannya Iwa disangkakan melanggar pasal Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top