Bupati Bengkayang Tersangka Penerima Suap dengan Bukti Rp 336 Juta

publicanews - berita politik & hukumWakil Ketua KPK Basaria Panjaitan didampingi Jubir Febri Diansyah memberikan keterangan pers OTT Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/9) sore. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Bupati Bengkayang Suryadman Gidot dan Kepala Dinas PUPR Alexius ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pembagian proyek Pemkab Bengkayang, Kalimantan Barat, 2019. KPK juga menjatuhkan status tersangka terhadap lima swasta penyuap.

Kelima swasta tersebut adalah Pandus, Bun Si Fat, Rodi, Yosef, dan Nelly Margaretha. Ke tujuh orang tersebut diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (3/9) kemarin di Bengkayang dan Ibukota Pontianak.

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dan menetapkan tujuh orang sebagai tersangka," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/9) sore.

Giliran Bupati Bengkayang Suryadman Gidot Terciduk KPK

Basaria menambahkan, dalam operasi senyap ini KPK menamankan barang bukti berupa HP, buku tabungan, uang Rp 336 juta dalam bentuk pecahan Rp 100 ribu.

Suryadman dan Alexius sebagai pihak penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara lima orang swasta yang diduga sebagai pemberi suap dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang yang sama. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top