OTT Pejabat Angkasa Pura

Direktur PT Inti Darman Mappangara Kembali Diperiksa

publicanews - berita politik & hukumDirektur PT Inti Darman Mappangara usai diperiksa KPK pada Senin (26/8) malam. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti) Darman Mappangara kembali dimintai keterangan oleh penyidik KPK. Ini kali kedua dalam sepekan Darman dipanggil sebagai saksi kasus dugaan suap proyek pengadaan Baggage Handling System (BHS) pada PT Angkasa Pura Propertindo (APP).

Kasus ini menjerat Direktur Keuangan PT Angkasa Pura (AP) II Andra Y Agussalam dan staf PT Inti Taswin Nur.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AYA," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, Jumat (30/8).

Entah apa yang sedang digali penyidik dari Darman. Seusai pemeriksaan Senin (26/8) lalu, Darman enggan menjawab pertanyaan wartawan.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan pernah mengatakan tidak mungkin Taswin yang seorang staf menyuap Andra. "Apakah keputusan itu bisa diambil seorang diri?. Sudah pasti tidak," kata Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Jakarta, 1 Agustus lalu.

Dugaan keterlibatan petinggi Inti ini didasari pertimbangan Taswin tak memiliki kewenangan mengeluarkan uang suap hingga 96.700 dollar Singapura. Basaria menyebut Taswin merupakan orang kepercayaan salah seorang pejabat utama Inti.

"TSW ini adalah staf dari PT Inti. Kebetulan yang bersangkutan ini orang kepercayaan pejabat utama di sana," ujar Basaria.

Andra selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top