Pejabat Wika Riau Diperiksa Untuk Kasus Korupsi Jembatan Bangkinang

publicanews - berita politik & hukumPetugas KPK memeriksa Jembatan Bangkinang di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, 25 April 2019. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK terus mendalami kasus dugaan korupsi dalam pembangunan Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau. Hari ini penyidik memanggil Kepala Cabang Riau Divisi Regional I PT Wijaya Karya (Wika) Sanusi Hasyim.

Ia akan dimintai keterangan untuk berkas kasus tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar Adnan.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AN," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (29/7).

KPK Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pembangunan Jembatan Bangkinang Riau

Selain Adnan, KPK juga menetapkan tersangka terhadap Manajer Wilayah II Wika sekaligus Manajer Divisi Operasi I I Ketut Suarbawa. Adnan dan Ketut Suarbawa diduga kongkalikong dalam proyek beranggaran Rp 117,68 miliar yang didanai APBD 2015-2016 itu.

Akibat kongkalikong birokrat-pengusaha ini negara dirugikan Rp 39,2 miliar. Jembatan Bangkinang membentang di atas Sungai Kampar, menghubungkan Kecamatan Bangkinang Kota dengan Kecamatan Bangkinang. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top