Megakorupsi e-KTP

Hari Ini Sidang PK Kasus Setya Novanto

publicanews - berita politik & hukumSetya Novanto. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Ketua DPR Setya Novanto mengajukan upaya hukum luar biasa atau Peninjauan Kembali (PK) ke M‎ahkamah Agung (MA) atas vonis kasus megakorupsi proyek pengadaan e-KTP. Sidang perdana PK Novanto rencananya digelar hari ini, Rabu (28/8).

"Benar SN (Setya Novanto) ajukan PK. Hari ini ada sidang pertama," kata kuasa hukum Setnov, Maqdir Ismail, saat dikonfirmasi, Rabu (28/8).

Maqdir menjelaskan, PK tersebut telah diajukan dua pekan lalu. Ia berharap MA dapat memberikan putusan yang adil untuk kliennya.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair 6 bulan kurungan kepada Novanto. Selain itu, hakim juga mengganjar eks Ketua Umum Partai Golkar itu membayar uang pengganti 7,3 juta dolar Amerika Serikat.

Majelis hakim menyatakan Novanto terbukti mengintervensi proses penganggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam proyek e-KTP. Hakim meyakini Novanto melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top