Suap Perizinan Meikarta

Aher Penuhi Panggilan KPK

publicanews - berita politik & hukumEks Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tiba di Gedung KPK, Jakarta, untuk menjadi saksi kasus Sekda Jabar Iwa Karniwa. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memenuhi panggilan KPK. Ia telah datang ke Gedung KPK, pukul 09.00 WIB.

Aher mengatakan, ia tidak tahu ada pemanggilan pertama pekan lalu. "Undangan enggak sampai," ujarnya, Selasa (27/8), sebelum masuk Gedung KPK.

Ia tidak tahu apa yang akan digali penyidik darinya, politikus PKS itu hanya mengatakan pemeriksaannya untuk berkas perkara tersangka Sekda jabar Iwa karniwa.

"Pokoknya dia Sekda di zaman saya," kata Aher.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pemanggilan Aher hari ini merupakan penjadwalan ulang. "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IWK," katanya saat dikonfirmasi.

Iwa bersama eks Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Bartholomues Toto menjadi tersangka baru dalam kasus suap perizinan Meikarta. Mereka menyusul 11 orang sebelumnya dari Pemkab Bekasi dan Lippo Group yang telah menjalani pidananya masing-masing.

KPK menduga Iwa menerima Rp 900 juta untuk memuluskan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi 2017. Sedangkan, Bartholomeus merupakan pihak yang ditugaskan PT Lippo Karawaci untuk 'menyelesaikan' izin pembangunan Meikarta dengan mendekati Neneng Hasanah Yasin yang saat itu menjabat sebagai Bupati. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top