Suap Perizinan Meikarta

Mantan Gubernur Jabar Aher Minta Penjadwalan Ulang Besok

publicanews - berita politik & hukumAhmad Heryawan. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) tidak memenuhi panggilan KPK. Sedianya keterangan Aher dibutuhkan untuk mendalami kasus suap pengurusan perizinan proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi dengan tersangka Sekda Jabar Iwa Karniwa.

"Saksi menghubungi KPK. Pemeriksaan dijadwalkan ulang besok, Selasa (27/8)," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Senin (26/8).

Iwa adalah tersangka kasus dugaan suap pembahasan substansi Rancangan Perda RDTR Kabupaten Bekasi 2017. Perda tersebut diperlukan Lippo Group untuk kepentingan perizinan proyek Meikarta. Uang yang diberikan Neneng Rahmi kepada Iwa berasal dari PT Lippo Cikarang, anak perusahaan yang dipimpin taipan James Tjahja Riady.

KPK menetapkan Iwa sebagai tersangka baru bersama mantan Presiden Direktur Lippo Cikarang Bartholomeus Toto. Keduanya menyusul 7 pejabat Pemkab Bekasi dan 4 orang dari Lippo Group yang telah menjani pidananya masing-masing. Mereka, antara lain, eks Bupati Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top