Predator Anak Mojokerto Segera Dihukum Kebiri

publicanews - berita politik & hukumMuhammad Aris (21) akan segera jalani eksukusi kebiri. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Mojokerto - Kejaksaan Negeri Mojokerto, Jawa Timur, segera mengeksekusi terpidana Muhammad Aris (21) dengan hukuman kebiri. Vonis Pengadilan Negeri Mojokerto tersebut telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht, dimana predator anak itu juga dihukum 12 tahun penjara.

"Kasusnya sudah mempunyai kekuatan hukum tetap sejak tanggal 8 Agustus,” kata Krpala Kejari Mojokerto Rudy Hartono, Jumat (23/8). Ia menambahkan, Kejari masih berkoordinasi dengan dokter yang akan melaksanakan hukum kebiri itu.

Aris, warga Mengelo Tengah, Sooko, Mojokerto, akan disuntik kimia sehingga tak mampu lagi ereksi seumur hidup. Pekerja las itu diputuskan bersalah karena telah melakukan rudapaksa terhadap 11 bocah di sebuah masjid Mangelo dan perumahan Surodinawan, Kota Mojokerto, pada Oktober 2018.

Saat ini Aris juga tengah menjalani sidang untuk kasus asusila lainnya di wilayah hukum Mojokerto. Persidangan masih memeriksa sejumlah saksi. Pedofil itu terancam hukuman 12 tahun dan hukuman kebiri lagi.

Diketahui dalam salah satu pasal pada UU Perlindungan Anak yang baru, predator seksual anak bisa dijerat dengan hukuman yang lebih berat yaitu kebiri.

Perppu Kebiri atau Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak diteken Presiden Joko Widodo pada Mei 2016. (feh)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. shes one the @siswandi24 Agustus 2019 | 14:12:43

    Orang tak berguna, harus ditegelamkan.... Kata bu menteri Susi.

  2. Cewek Kepo @ceweKepo24 Agustus 2019 | 07:24:47

    Waduh terus piye.... mati wae lah....

Back to Top