Hari Ini Diumumkan, KPK Berharap Pansel Pertimbangkan Capim Patuh Pajak

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Tak hanya kepatuhan melaporkan harta kekayaan, gratifikasi atau pelanggaran etik, KPK juga meminta Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Jilid V menpertimbangkan kepatuhan membayar pajak.

"Kami juga sebenarnya berharap aspek integritas calon menjadi perhatian yang paling utama bagi Pansel, selain indikator yang saya sebutkan tadi, misalnya kepatuhan pajak itu juga penting sekali diperhatikan," kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (23/8).

Febri meyakini Ditjen Pajak Kementerian Keuangan akan mendukung dan memberikan data kepatuhan pajak calon Komisioner KPK jika diminta oleh Pansel. "Kalau data ini didapatkan tentu akan sangat bagus," ujarnya.

Aspek kepatuhan pajak penting lantaran Pasal 29 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK mensyaratkan pimpinan KPK tidak pernah melakukan perbuatan tercela. Terlebih KPK juga beberapa kali menangani kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan sektor pajak.

"Jangan sampai ada calon pimpinan KPK yang kemudian ternyata memiliki masalah terkait dengan kewajiban membayar pajak itu," katanya.

Diketahui 40 capim KPK telah mengikuti profile assessment yang merupakan seleksi tahap 4. Mereka terdiri atas 7 orang akademisi atau dosen, 2 advokat atau konsultan hukum, 3 rang jaksa, seorang pensiunan jaksa, seorang hakim, 6 anggota Polri, dan 4 auditor. Selain itu terdapat seorang anggota Komisi Kejaksaan atau Komisi Kepolisian Nasional, 5 pegawai KPK, empat PNS, seorang pensiunan PNS, dan unsur lainnya sebanyak lima orang.

Jumat (23/8) ini Pansel bakal mengumumkan kandidat yang lolos seleksi tahap 4. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top