Enam Saksi Dicekal KPK Untuk Dalami Kasus Aspidum Kejati DKI

publicanews - berita politik & hukumEks Aspidum Kejati DKI Jakarta Agus Winoto. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK mencegah enam orang keluar negeri karena keterangan diperlukan dalam kasus dugaan suap terhadap eks Aspidum Kejati DKI Agus Winoto. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, surat permohonan cekal telah dikirimkan ke Ditjen Imigrasi Kemenkumham.

"Mereka dicegah selama enam bulan ke depan, terhitung sejak 16 Agustus 2019‎," ujar Febri di kantornya, Kamis (22/8).

Keenam saksi tersebut adalah Komisaris PT Surya Semarang Sukses Jayatama Jimmy Hidayat, Komisaris PT Surya Dharma Sentosa Hendra Setiawan, dan swasta Surya Soedarma. Kemudian staf pada Kantor Hukum Alfin Suherman & Assosiates Udin Zaenudin, serta pengacara Sukiman Sugita dan Ruskian Suherman.

KPK menetapkan Agus Winoto sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Suap berawal saat pengusaha Sendy Perico melaporkan pihak lain yang menipu dan melarikan uang investasinya sebesar Rp 11 miliar. Sebelum tuntutan dibacakan, Sendy dan pengacara Alfin Suherman telah menyiapkan uang untuk Jaksa Penuntut Umum agar memperberat tuntutan terhadap pihak yang menipu Sendy.

Saat persidangan berlangsung, Sendy dan terlapor memutuskan berdamai. Setelah proses perdamaian rampung, pada 22 Mei 2019, terlapor meminta Sendy untuk meringankan tuntutannya, yakni satu tahun penjara.

Alfin kemudian melakukan pendekatan kepada jaksa melalui seorang perantara. Hingga akhirnya terjadilan penyerahan uang Rp 200 juta itu kepada Aspidum Agus Winoto. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top