Pakde Karwo Tak Penuhi Panggilan KPK

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo tidak memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan dalam kasus suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Tulungagung. Kasus ini menjerat Ketua DPRD Tulungagung Supriyono.

KPK, ujar Jubir Febri Diansyah, belum mendapatkan informasi soal ketidakhadiran pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini. "Belum ada informasi alasan ketidakhadirannya," kata Febri melalui pesan singkat, Rabu (21/8).

Saksi yang tidak hadir akan dipanggil kembali. KPK mengimbau agar para pihak memenuhi kewajiban hukumnya. "Kami imbau agar pihak yang dipanggil dapat memenuhi kewajiban hukumnya untuk hadir sesuai panggilan penyidik," Febri menegaskan.

Dalam kasus ini, KPK menduga Supriyono smenerima uang sejumlah Rp 4,88 miliar selama periode dari Bupati Tulungagung Syahri Mulyo. Suap tersebut terkait pembahasan APBD dan atau APBD-P Kabupaten Tulungagung 2015-2018.

KPK menjerat Supriyono dengan pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 atau pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top