OTT Jaksa

Luput dari OTT, Jaksa Satriawan Akhirnya Menyerahkan Diri

publicanews - berita politik & hukumJaksa Muda Bidang Pengawasan Muhammad Yusni, Jaksa Muda Bidang Intelejen Jan S Maringnka, dan Wakil Ketua KPK Alexander Marwatta usai penyerahan Jaksa Satriawan. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dicari-cari KPK setelah luput dari operasi tangkap tangan (OTT) di Solo, Senin (19/8) lalu, hari ini Jaksa Satriawan Sulaksono menyerahkan diri. Jaksa di Kejaksaan Negeri Surakarta, Jawa Tengah, itu diantar oleh Jaksa Muda Bidang Pengawasan Muhammad Yusni dan Jaksa Muda Bidang Intelejen Jan S Maringnka ke Gedung KPK.

"Kami bersama Jamintel datang ke sini dalam rangka penyerahan saudara SSL, kami terima kasih kepada KPK yang telah bersama-sama ini membantu kami untuk pembersihanlah kepada rekan-rekan jaksa," kata Yusni di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (21/8).

Sebelum mengantarkan peyerahan diri, Kejaksaan Agung telah memeriksa Satriawan.

KPK melalui Juru Bicara Febri Diansyah mengucapkan terima kasih atas koordinasi Kejaksaan dengan membawa Satriawan ke KPK.

"Tentu kami menghargai dan mengucapkan terimakasih ketika Kejagung menangkap jaksa SSL tersebut, dan KPK juga berharap ada kesepahaman yang sudah ditugaskan agar berkoordinasi lebih baik ke depan, terutama dalam proses penanganan ini," katanya.

Saat ini Satriawan tengah menjalani pemeriksaan secara intensif. Namun Febri belum bisa memastikan apakah Satriawan akan menyusul tiga tersangka lainnya yang telah ditahan KPK.

"Mungkin nanti bisa kami sampaikan perkembangan lebih lanjut," ujar Febri.

KPK menetapkan tiga tersangka kasus suap lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (PUPK) Yogyakarta. Mereka adalah Direktur Utama PT Manira Arta Mandiri Gabriella Yuan Ana (GYA) sebagai pemberi suap. Kemudian Eka Safitra, Jaksa di Kejaksaan Negeri Yogyakarta dan anggota TP4D serta Satriawan sebagai penerima suap. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top