Lima Orang yang Terjaring OTT di Yogya Telah Diterbangkan ke Jakarta Lewat Solo

publicanews - berita politik & hukumSalah satu dari lima orang yang diboyong KPK dari OTT di Yogyakarta saat tiba di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (20/8) pagi. (Foto: Kumparan)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sebanyak lima orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (19/8) malam di Yogyakarta telah diterbangkan ke Jakarta. Mereka telah tiba di Gedung KPK, Jakarta Selatan.

"Mereka diterbangkan dari Solo pada Pukul 06.00 pagi tadi," ujar Jubir KPK Febri Diansyah melalui pesan singkat, Selasa (20/8).

Kelima orang tersebut adalah satu orang Jaksa fungsional yang bertugas di Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Pusat-Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Yogyakarta. Kemudian 2 orang swasta, Kepala Bidang SDA Dinas PUPK Kota Yogyakarta, dan Ketua Pokja Badan Layanan Pengadaan Kota Jogja.

Menurut laman Dinas Pekerjaan Umum , Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (PUPK) Yogyakarta, Kepala Bidang Sumber Daya Air dijabat oleh Aki Lukman Nor Hakim.

Saat ini kelimanya tengah menjalani pemeriksaan intensif. Siang ini, KPK akan menggelar perkara.

Mengenai status hukum perkara, termasuk siapa saja yang menjadi tersangka, akan diputuskan pada gelar perkara oleh pimpinan KPK setelah mendengar laporan dari Tim Penindakan. Tim telah melaksanakan tugas dalam beberapa waktu belakangan.

"Hasilnya akan diumumkan melalui konferensi pers sore atau malam ini di KPK," Febri menambahkan.

OTT Jaksa di Yogya Terkait Proyek yang Diawasi TP4D

Sementara itu, Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta menyesalkan tertangkapnya sejumlah pejabat di lingkungan Balaikota Yogyakarta tersebut. Menurut Koordinator Forpo Yogya Baharuddin Kamba, seluruh PNS Pemkot Yogyakarta teleh meneken pakta integritas.

"Pakta integritas jangan hanya dimaknai hanya selembar kertas, tetapi harus dijalankan dalam melaksanakan pekerjaan," ujar Baharuddin.

Diduga OTT KPK berkaitan dengan proyek drainase di Jalan Soepomo di daerah Umbulharjo, Kota Yogyakarta, beranggaran Rp 10,8 miliar. Pelaksana proyek adalah PT Widoro Kandang dari Solo, Jawa Tengah, kota tetangga Yogyakarta. Kontrak proyek tersebut senilai Rp 8,3 miliar.

Proyek drainase Jalan Soepomo ini merupakan salah satu proyek yang diawasi oleh TP4D. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top