Jaksa Kejari Yogyakarta Dicokok KPK di Rumahnya Usai Transaksi

publicanews - berita politik & hukumKantor Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman Kota Yogyakarta di Jalan Kenari. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Jaksa pada Kejari Yogyakarta yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (19/8) malam dicokok KPK dari rumahnya.

"Kami amankan di rumah yang bersangkutan di Yogyakarta karena diduga telah terjadi transaksi di sana," kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (20/8).

Selain Jaksa, KPK mengamankan tiga orang lainnya, yakni unsur rekanan/swasta dan pegawai negeri sipil (PNS). Keempatnya diduga terlibat transaksi suap terkait proyek yang diawasi oleh Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Pusat-Daerah (TP4D).

"Proyek yang ada di Dinas PU yang ada di Yogyakarta yang diawasi atau didampingi TP4D tersebut. Mungkin baru bisa kami sampaikan lebih lanjut nanti, proyeknya di dinas apa, dan terkait dengan apa," ujar Febri.

Menurut Febri, tim tengah mendalami sejumlah hal, termasuk apakah uang Rp 100 juta yang disita bagian dari penerimaan pertama atau sudah ada penerimaan lain sebelumnya.

"Kami menemukan bukti dan mengamankannya uang sekitar Rp100 jutaan. Nanti tentu kami dalami apakah ini penerimaan pertama ataukah ada beberapa penerimaan sebelumnya. Itu bagian dari materi yang akan didalami lebih lanjut," Febri menambahkan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top