Dua Pejabat Pajak dan Komisaris Utama PT WAE Diperiksa KPK

publicanews - berita politik & hukumKomisaris Utama PT Wahana Auto Ekamarga Darwin Maspolim, tersangka dugaan menyuap pajak perusahaannya. (Foto: High-End)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kepala Kantor Pelayana Pajak (KPP) Penanaman Modal Asing (PMA) Tiga Kanwil Jakarta Khusus Yul Dirga dan Supervisor Tim Pemeriksa Pajak Wahana Auto Ekamarga (WAE) Hadi Sutrisno diperiksa KPK. Keduanya menjadi saksi untuk anak buahnya tersangka M Naim Fahmi.

Selain kedua pejabat pajak tersebut, penyidik KPK juga memanggil Komisaris Utama WAE Darwin Maspolim.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MNF," kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (19/8)

Ketiga saksi maupun Naim adalah empat orang tersangka kasus dugaan restitusi pajak WAE, dealer mobil-mobil mewah.

Yul Dirga Atur 'Solusi Damai' Pajak PT WAE, Begini Modusnya

KPK menduga Yul Dirga, Hadi Sutrisno, dan Naim adalah penerima suap untuk mengurus restitusi pajak PT WAE. Satu lagi tersangka penerima suap adalah Ketua Tim Pemeriksa Pajak WAE Jumari.

Adapun tersangka pemberi suap adalah Darwin, yang menyuap keempat pejabat Kanwil Pajak Jakarta Khusus sebesar Rp 1,8 miliar. Uang suap diberikan agar para pejabat pajak tersebut menyetujui restitusi pajak WAE tahun 2015 sebesar Rp 5,03 miliar dan Rp 2,7 miliar untuk tahun berikutnya.

WAE adalah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) yang menjalankan bisnis dealer mobil jenis Jaguar, Bentley, Land Rover, dan Mazda. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top