Rommy Segera Disidang dalam Kasus Jual Beli Jabatan

publicanews - berita politik & hukumM Romahurmuzy alias Rommy seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (16/8) sore. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Ketua Umum PPP M Romahurmuzy alias Rommy akan segera disidang. Penyidik KPK telah merampungkan berkas kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama yang menjerat anggota Komisi XI DPR itu.

"Hari ini ada pelimpahan tahap 2, yaitu pelimpahan berkas, barang bukti, dan tersangka atas nama RMY anggota DPR periode 2014-2019," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (16/8).

Jaksa Penuntut KPK memiliki waktu 14 hari untuk menyusun surat dakwaan terhadap Rommy. Nantinya, surat dakwaan tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk disidangkan.

Hari ini penyidik memeriksa Rommy untuk terakhir kali. Ia mengamini berkas perkaranya telah rampung. "Iya sudah P-21 (berkas perkara telah lengkap), tanggal 4 September sidangnya," ujar Rommy.

Tim penyidik KPK telah memeriksa sekitar 114 saksi dari berbagai unsur. 

KPK menduga Rommy mengatur jabatan di Kemenag pusat dan daerah. Ia disinyalir menerima suap dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin. Suap diberikan agar Rommy mengatur proses seleksi jabatan untuk kedua penyuap tersebut.

Kedua penyuap Rommy telah divonis berbeda. Haris Hasanuddin diganjar 2 tahun penjara, sementara Muafaq 1,5 tahun. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top