Sidang Gugatan Kivlan Dimulai, Pengacara Wiranto Sebut Salah Pengadilan

publicanews - berita politik & hukumMenko Polhukam Wiranto. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengadili gugatan eks Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen terhadap mantan Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Kamis (15/8). Kuasa hukum Wiranto, Adi Warman, menilai gugatan tersebut seharusnya masuk ranah pengadilan militer.

"Keduanya sama-sama menjabat militer saat itu," kata Adi, siang ini.

Ia menilai gugatan dengan pengajuan ganti rugi bernilai Rp 1 triliun itu juga rancu. Menurutnya, gugatan menyebut ada perbuatan melawan hukum, tetapi yang mengemuka dalam persidangan soal ganti rugi.

"Kalau perbuatan melawan hukum, hukum apa yang dilanggar? Dasar hukum apa yang dilanggar?" Adi mempertanyakan.

Digugat Kivlan Zen Rp 1 T Soal Pam Swakarsa, Ini Jawaban Wiranto

Adi juga mempersoalkan materi gugatan yang ditandatangani Kivlan, padahal yang bersangkutan masih mendekam di penjara. Bila Kivlan meneken sebagai penggugat, seharusnya ia hadir dalam persidangan.

Dalam sidang kemudian disepakati akan dilakukan mediasi antara kedua belah pihak. Majelis hakim memberi waktu 30 hari. Dalam kasus ini Ketua Majelis Hakim Antonius lalu menunjuk hakim PN Jakarta Timur Nelson J Marbun sebagai mediator.

Kasus ini menyangkut pembentukan Pasukan Pengamanan (Pam) Swakarta pada 1998 silam. Wiranto memerintahkan Kivlan membentuk pasukan sipil untuk mengawal Sidang Istimewa MPR pelengseran Soeharto. Kivlan mengaku hanya diberi dana Rp 400 juta, padahal ia menghabiskan Rp 8 miliar dari kocek sendiri. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top