Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Diperiksa Kasus Korupsi Dana Hibah

publicanews - berita politik & hukumEks Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin tiba di Gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (14/8) pagi. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kejaksaan Agung memeriksa eks Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Gubernur Sumsel dua periode ini tiba di Gedung Bundar, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/8) pukul 09.00 WIB. Tetapi ia tidak bersedia buka suara sepatah katapun.

Alex akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tidak pidana korupsi dana hibah dan bantuan sosial Pemprov Sumatera Selatan tahun anggaran 2013.

Dalam gelar perkara pada 9 September 2018, tim penyidik mengindikasikan ada keterkaitan politikus Partai Golkar itu semasa menjabat sebagai orang nomor satu di Sumsel.

Kemudian pada gelar perkara pada 10 Oktober 2018 ditentukan sikap terhadap status hukum Alex. Namun, hingga saat ini belum diumumkan.

Pada akhir Juli lalu, Jaksa Agung M Prasetyo mengatakan kasus dana hibah senilai Rp 2,1 triliun itu tetap berjalan. "Kita jalan terus, tidak pernah berhenti. Masih berjalan kok kasus itu," ujarnya waktu itu.

Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung menemukan adanya beberapa bukti penyimpangan antara lain pembelian sejumlah sepeda motor hingga Rp 26 miliar.

Penganggaran dan penyaluran dana hibah itu dilakukan dengan tidak memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 juncto Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2012 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang bersumber dari APBD.

Dalam kasus ini sudah dua orang sudah menjadi terpidana, yaitu eks Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumatera Selatan, Laoma PL Tobing divonis 5 tahun sedangkan Kepala Kesbangpol Sumsel Ikhwanudin dihukum 4 tahun penjara. (feh)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah14 Agustus 2019 | 15:40:48

    Sikat aja, jangan dia jadi contoh penerusnya. Kita dukung KPK. ????

  2. Randy Fauzi @randyfauzi14 Agustus 2019 | 15:31:42

    Ayo KPK, ungkap terus para pelaku kejahatan yang merugikan negara dan masyarkat ini

Back to Top