Suap Pengurusan DAK

Geledah Tiga Lokasi di Dumai, KPK Sita Dokumen Lelang Proyek

publicanews - berita politik & hukumWalikota Dumai Zulkifli Adnan Singkah. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tiga lokasi digeledah KPK terkait kasus dugaan suap usulan Dana Perimbangan Keuangan Kota Dumai APBN-P 2018, pada hari ini. Ketiga lokasi tersebut adalah Kantor ‎Dinas Kesehatan, Kantor LPSE, dan rumah dinas Walikota Dumai‎.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, tim menyita sejumlah barang bukti berkaitan dengan kasus yang menyeret Wali Kota Zulkifli Adnan Singkah.

"Dari lokasi diamankan sejumlah dokumen terkait lelang proyek-proyek di Kota Dumai yang berasal dari alokasi dana Perimbangan Keuangan Daerah," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (13/8).

KPK menetapkan tersangka terhadap Zulkifli pada 3 Mei 2019 lalu dalam perkara suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBNP 2017 dan APBN 2018. Kasus ini merupakan pengembangan perkara yang menjerat mantan Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo. Penyidik menduga Zulkifli memberi Yaya Rp 550 juta untuk memuluskan penganggaran DAK Dumai. 

Zulkifli juga dikenai pasal gratifikasi karena menerima Rp 50 juta dari pengusaha yang mengerjakan proyek di Kota Dumai. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top