Suap Pembahasan APBD

KPK Kembali Lakukan Penggeledahan di Jatim

publicanews - berita politik & hukumKetua DPRD Kabupaten Tulungagung Supriyono. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim KPK kembali melakukan penggeledahan di Jawa Timur. Hal ini dilakukan untuk mendalami bukti-bukti kasus dugaan suap pengesahan APBD Kabupaten Tulungagung yang menjerat Ketua DPRD Supriyono.

"Sedang berlangsung penggeledahan di rumah Zainal Abidin, Jalan Asem Nomor 1. Yang bersangkutan adalah mantan Kepala Bappeda Jatim," ujar Jubir KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/8).

Secara paralel, Tim KPK juga melakukan rekonstruksi di rumah Kepala Bidang Fisik Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur Budi Juniarto.

"Ya, lanjutan penggeledahan sejak 2 hari kemarin," Febri menambahkan.

Sebelumnya, tiga lokasi yang digeledah KPK adalah kantor Dinas Perhubungan Pemprov Jatim, rumah Kadis Perhubungan, dan rumah mantan Sekda Jatim Budi Setiawan yang kini Komisaris Bank Jatim.

Geledah Tiga Lokasi di Jatim, KPK Sita Dokumen Penganggaran

Di tiga lokasi itu KPK menyita sejumlah dokumen terkait dengan penganggaran sesuai pokok perkara yang melibatkan DPRD Tulungagung.

Supriyono ditetapkan sebagai tersangka pada 13 Mei 2019. Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo yang telah divonis 10 tahun penjara.

KPK menduga Supriyono menerima uang Rp 4,8 miliar selama periode 2015-2018 dari Bupati Syahri Mulyo dan kawan-kawan sebagai syarat pengesahan APBD dan APBD-P. Uang diterima secara bertahap. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top