OTT Gubernur Kepri

Dalami Kasus Gubernur Nurdin, KPK Panggil 2 Legislator

publicanews - berita politik & hukumGubernur nonaktif Kepri Nurdin Basirun. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dua anggota DPRD dipanggil KPK sebagai saksi kasus dugaan suap izin prinsip dan izin lokasi proyek reklamasi di Kepulauan Riau (Kepri). Mereka adalah Ketua DPRD Kabupaten Karimun Nyimas Novi Ujiani dan anggota DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto.

"Keduanya dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka NBA (Gubernur nonaktif Kepri Nurdin Basirun)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (8/8)

Selain kedua anggota Dewan, penyidik juga memanggil Direktur PT Riau Pratama Rury Afriansyah, Kasubag Akomodasi dan Transportasi Sekretariat Biro Umum Pemprov Kepri Juniarto, dan PNS Elda Febrianasari Anugerah.

Selain Nurdin, ada tiga tersangka lain dalam kasus ini. Mereka adalah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri Edy Sofyan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Budi Hartono, dan swasta Abu Bakar. Keempatnya telah ditetapkan sebagai tersangka pada 11 Juli 2019 pasca OTT.

Selain kasus suap, Nurdin juga menjadi tersangka menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan. Total gratifikasi yang telah disita KPK sekitar Rp 6,1 miliar, dengan rincian Rp 3.737.240.000, 180.935 dolar Singapura, 38.553 dolar AS, 527 Ringgit Malaysia, 500 Riyal Arab Saudi, 30 dolar Hongkong, dan 5 Euro.

KPK menduga uang tersebut salah satunya terkait izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Riau tahun 2018-2019. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top