Kriminalitas Palembang

Kronologi Prada Deri Bunuh Pacar karena Hamil 2 Bulan

publicanews - berita politik & hukumPrada Der Pramana dan korban Fera Oktaria. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Palembang - Prada Deri Pramana (22) membunuh pacarnya Fera Oktaria (21) karena korban menuntut dinikahi setelah hamil dua bulan. Hal itu terungkap dalam sidang di Pengadilan Militer I-04 Jakabaring, Palembang, Kamis (1/8).

Dalam dakwaannya, Oditur Mayor D Butar Butar mengungkapkan kronologi peristiwa pembunuhan yang berawal ketika mereka berhubungan intim di sebuah penginapan di Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Saat itu, terdakwa gagal membuka sandi ponsel korban yang disepakati sejak mereka memutuskan berpacaran dengan kode 091914. Deri menduga kekasihnya itu memliki pria lain sehingga ada yang dirahasiakan. Korban tidak menanggapi tuduhan terdakwa, tetapi justru menyampaikan kehamilannya.

"Kamu mau enak saja berhubungan terus. Kapan kamu mau nikahi saya, sekarang saya sudah hamil dua bulan," kata D Butar Butar menirukan pernyataan korban.

Mendengar hal itu, Prada Deri naik pitam. Seketika kepala korban ia benturkan ke dinding hingga pingsan. Deri kemudian membekap mulut korban hingga tewas.

Prajurit TNI Pemutilasi Pacar di Sumsel Ditangkap

Panik hendak menghilangkan jejak, terdakwa keluar kamar dan menemukan gergaji di salah satu ruangan di penginapan. "Namun saat terdakwa mencoba memutilasi korban, gergaji itu patah," ujar Oditur.

Deri kemudian ke pasar menggunakan motor korban untuk membeli gergaji dan tas. Namun kembali gergaji patah ketika digunakan memotong tubuh korban. Terdakwa sempat menghubungi rekannya memberitahu telah membunuh pacarnya. Teman tersebut sempat menyarankan untuk membakar tubuh korban.

Tubuh korban yang tanpa busana itu kemudian dimasukkan ke dalam kasur. Terdakwa menyiapkan obat nyamuk bakar yang dirakit ke kasur dengan harapan akan membakar jenazah Fera. "Obat nyamuk ternyata mati sehingga tubuh korban gagal dibakar," D Butar Butar menjelaskan.

Berdasar pengakuan terdakwa, ia telah berhubungan intim dengan korban sebanyak dua kali. Ia pernah mengancam kekasihnya itu bila ada pria lain. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top