Datangi Istana, Baiq Nuril Dapat Amnesti dan Donasi Rp 421 Juta

publicanews - berita politik & hukumBaiq Nuril Maknun di Ruang Pimpinan DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/7). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Baiq Nuril Maknun lega setelah Keppres amnesti diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi), kemarin. Bahkan, Jokowi mempersilakannya datang ke Istana kapan saja untuk mengambil tanda pembebasannya dari seluruh jerat hukum pelanggaran UU ITE.

Kuasa hukum Baiq Nuril, Yan Mangandar Putra mengatakan, Nuril akan ke Sekretariat Negara pada Selasa (30/7) ini. Nuril, ia menambahkan, akan menanyakan apa saja yang perlu dilakukan agar bisa menerima Keputusan Presiden (Keppres) tersebut.

Namun, Yan belum bisa memastikan kapan kliennya bisa bertemu dengan Jokowi. "Untuk saat ini belum ada konfirmasi dari Presiden soal pertemuan dengan Nuril," kata Yan, pagi tadi.

Presiden memastikan telah meneken Keppres mengenai pemberian amnesti bagi Baiq Nuril Maknun. "Jadi, silakan Ibu Baiq Nuril kalau mau diambil di Istana silakan. Kapan saja sudah bisa diambil,” ujar Presiden di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin sore.

Jokowi pun menyampaikan dengan senang hati menerima dan bertemu dengan eks tenaga horore SMAN 7 Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu. “Diatur saja. Saya akan dengan senang hati menerima,” kata Jokowi.

Adanya amnesti membuat ibu tiga anak itu tak perlu menjalani vonis kasasi Mahkamah Agung yang menghukum 6 bulan penajara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Korban Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (PAKU ITE) Muhammad Arsyad mengatakan penggalangan dana untuk Nuril sudah mencapai Rp 421.737.183.

Dalam keterangan resminya, Arsyad mengatakan donasi akan diberikan kepada Nuril sekalipun ia sudah dibebaskan dari kewajiban membayar denda setengah miliar rupiah itu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top