Suap Dana Hibah KONI

Gatot Ditanya Tata Kelola Kemenpora

publicanews - berita politik & hukumSesmenpora Gatot S Dewa Broto memberi penjelasan pemeriksaannya saat jeda untuk shalat Jumat (26/7), di Gedung KPK, Jakarta. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sekretaris Kemenpora Gatot Sulistiantoro Dewa Broto mengatakan penyidik KPK meminta keterangannya mengenai pola pengelolaan anggaran dan program sepanjang 2014 hingga 2018. Gatot menyampaikan jal itu saat jeda pemeriksaan untuk shalat Jumat.

"Kenapa harus saya? Karena saya sebagai Sesmenpora, sebagai kepala kantor. Bagaimana tata kelola itu dilakukan. Masih sebatas itu (pertanyaannya)," ujar Gatot di lobi Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (26/7).

Gatot membantah penyidik juga mengonfirmasi soal dana hibah. Menurutnya penyidik masih mengonfirmasi hal-hal yang masih umum.

"Belum sampai situ. Kemudian mereka (penyidik) tanya, karena saya sebagai Sesmenpora harus tahu segala-galanya. Asesmennya kan sebagai kepala kantor, kan harus tahu," ia menambahkan.

Dalam pemeriksaannya ini, Gatot yang pindah dari Kementerian Kominfo ke Kemenpora pada Maret 2014, membawa sejumlah dokumen kegiatan Kemenpora periode 2014 hingga 2018.

Ia menyatakan banyak tidak tahu kegiatan Kemenpora periode sebelum ia masuk. Gatot pertama pindah ke kementerian yang dipimpin Imam Nahrawi itu menjabat Deputi V, kemudian pada 2016 menjadi Deputi IV --yang kemudian diisi tersangka Mulyana. Pada 2017 barulah ia diangkat sebagai Sesmenpora.

"Jadi kalau ada pertanyaan terkait dengan kejadian 2014, 2015, kalau saya enggak tahu saya jawab enggak tahu. Karena saat itu saya belum jadi Sesmenpora," ujar Gatot. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top