Megakorupsi e-KTP

Berkas Markus Nari Sudah P21

publicanews - berita politik & hukumMarkus Nari usai pemeriksaan di KPK, Jakarta, Kamis (25/7) siang. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini KPK juga telah menyelesaikan berkas penyidikan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP dengan tersangka Markus Nari. Penyidik KPK sekaligus menjerat politikus Partai Golkar itu dalam perkara menghalang-halangi proses hukum terhadap Miryam S Haryani.

Penyidik KPK telah melakukan pelimpahan berkas tahap dua.

"Rencana sidangnya akan dilakukan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat," ujar Kabag Pemberitaan dan Publikasi, Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak di Gedung KPK. Jakarta, Kamis (25/7) malam.

Untuk penyidikan kasus Markus ini tim KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap 129 saksi dari berbagai unsur. Markus merupakan tersangka ke delapan dalam megakorupsi proyek pengadaan KTP-elektronik.

Tujuh orang lainnya telah divonis oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Mereka adalah Irman, Sugiharto, Anang Sugiana Sudihardjo, Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, dan Made Oka Masagung.

Dalam perkara yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun itu KPK menduga Markus meminta uang kepada mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman sebanyak Rp 5 miliar. Sebagai realisasi permintaan tersebut, anggota DPR dua periode tersebut diduga telah menerima Rp 4 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top