Mantan Kepala Intelijen ABRI Sebut Kivlan Zen Masuk Jebakan

publicanews - berita politik & hukumMantan Kepala BIA Mayjen (Purn) TNI Zacky Anwar Makarim. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Mantan Kepala Badan Intelijen ABRI atau BIA Mayjen (Purn) TNI Zacky Anwar Makarim hadir di bangku pengunjung dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang diajukan oleh Mayjen (Purn) Kivlan Zen.

Zacky menyebut mantan Kepala Staf Kostrad itu masuk jebakan. "Sepertinya dia (Kivlan) masuk dalam jebakan. Awalnya kan hanya perjuangan, itu protes atas kecurangan pemilu," kata Zacky di PN Jakarta Selatan, Kamis (25/7u).

Namun, Zacky tidak bersedia mengurai jebakan yang ia maksud. Paman pendiri Go-Jek Nadiem Makarim itu hanya mengatakan agar rekan seangkatannya di Akademi Militer itu bisa dibebaskan.

Dalam sidang hari ini, Termohon Polda Metro Jaya menghadirkan dua saksi ahli. Mereka adalah dosen hukum pidana Efendi Saragih dari Universitas Trisakti dan Andri Joshua.

Kuasa hukum Kivlan Zen, Tonin Tachta, mengatakan akan menghadirkan aktivis Sri Bintang Pamungkas sebagai saksi ahli. "Pak Sri Bintang itu akan memberikan pemahaman perbedaan antara politik dalam hal kriminal politik dan kriminal pidana umum," ujarnya.

Kemarin, Sri Bintang hadir di PN Jaksel. Ia menyatakan akan memberikan dukungan pada tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata ilegal itu.

"Ingin tahu bagaimana ini, sebab Jaksel ini kan yang mengawali praperadilan terhadap tersangka dan lolosnya Budi Gunawan (Kepala BIN). Sebelumnya enggak ada di dalam KUHAP, enggak ada yang namanya praperadilan terhadap tersangka itu," kata Bintang Pamungkas.

Kivlan Zen (72) juga menjadi tersangka dalam kasus dugaan makar. Polisi mengaitkannya dengan rencana pembunuhan empat tokoh nasional dan pimpinan lembaga survei nasional. Saat ini, Kivlan ditahan di rumah tahanan militer di Guntur, Jakarta Selatan.

Penetapan tersangka itulah yang digugat Kivlan sebagai telah menyalahi prosedur. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top