Suap Pengurusan DAK

Sukiman Turut Diboyong Saat Rekonstruksi di Perumahan DPR

publicanews - berita politik & hukumAnggota Komisi XI DPR Sukiman usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (22/7) petang. (Foto: Publicanews/Hartati)
PUBLICANEWS, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR Sukiman turut dibawa saat KPK menggelar rekonstruksi di Kompleks Perumahan DPR, Kalibata, Senin (22/7) siang hingga sore. Rekonstruksi ini untuk mendalami kasus dugaan suap pengurusan dana perimbangan pada APBN-P 2017 dan APBN 2018 Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Dalam perkara ini, Sukiman telah ditetapkan sebagai tersangka meskipun tidak ditahan. Satu tersangka lagi adalah eks Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pegunungan Arfak Natan Pasomba.

"Tadi dibawa tim melakukan rekonstruksi dan kemudian kembali ke KPK," ujar Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (22/7).

Sukiman dihadirkan untuk merekonstruksi proses pemberian suap dari Natan melalui beberapa perantara. KPK menduga total Sukiman menerima Rp 2,65 miliar dan 22 ribu dollar Amerika Serikat atas bantuannya memuluskan Dana Perimbangan Daerah tersebut.

Dari pengaturan itu, Kabupaten Arfak mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBN-P 2017 sebesar 49,915 miliar dan DAK 2018 sebesar Rp 79,9 miliar.‎

"Terkait peristiwa dugaan pemberian dan penerimaan uang," Febri menjelaskan.

Sukiman sendiri menolak berbicara pada media setelah pemeriksaannya. "Sudah, sudah tanya penyidik saja," ujar politikus PAN itu sambil buru-buru meninggalkan Gedung KPK pada pukul 17.25 WIB. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top