Jual Beli Kemenag

Penyuap Rommy Dituntut 2 Tahun dan JC Diterima

publicanews - berita politik & hukumKepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi saat masih menjalani pemeriksaan di KPK. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Kepala Kantor Kemenag nonaktif Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi pidana dua tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider enam bulan kurungan. Jaksa menyatakan Muafaq terbukti menyuap Ketua Umum (saat itu) PPP Romahurmuziy atau Rommy.

"Menjatuhkan pidana saudara Muafaq berupa hukuman penjara dua tahun dikurangi selama saudara Muafaq di dalam penjara dan denda Rp 150 juta subsider 6 bulan kurungan," kata Jaksa Abdul Basir membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (17/7).

Jaksa menilai Muafaq terbukti menyuap Rommy Rp 91,4 juta untuk memuluskan keinginannya menjadi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Karena Muafaq dianggap terus terang, sopan, dan mau bekerja sama, jaksa meminta hakim mengabulkan permintaannya menjadi justice collaborator atau pelaku yang akan membuka keterlibatan pihak lain.

Atas perbuatannya Muafaq dinilai melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sidang Muafaq ini digelar bersamaan dengan terdakwa lainnya, yakni Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin. Adapun Haris dituntut hukuman 3 tahun penjara. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top