KPK Pecat Pengawal Idrus Marham Keluyuran di Coffe Shop

publicanews - berita politik & hukumIdrus Marham dikawal saat hendak menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta. (Foto: Ilustrasi/Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Disorot Ombudsman atas 'keluyurannya' Idrus Marham, KPK akhirnya memecat M yang mengawal Idrus saat berobat gigi di Rumah Sakit Metropolitan Centre (MMC), Jakarta. Direktorat Pengawasan Internal KPK menemukan pelanggaran maladministrasi yang dilakukan pegawai tidak tetap tersebut.

"Pimpinan memutuskan Suadara M, pengawal tahanan tersebut, diberhentikan dengan tidak hormat karena terbukti melakukan pelanggaran disiplin sebagaimana yang diatur dalam Peraturan tentang Kode Etik KPK dan aturan lain yang terkait," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/7).

Febri menjelaskan, M menjadi pegawai tidak tetap KPK sejak Februari 2018. Direktorat PI telah melakukan pemeriksaan penyeluruh selama ia menjalankan tugasnya, termasuk memeriksa saksi dan rekaman elektronik.

"Direktorat Pengawasan Internal KPK juga menegaskan bahwa dalam pelaksanaan tugasnya terus akan menerapkan prinsip zero tolerance terhadap pelanggaran yang terjadi," ujar Febri.

Selain memecat M, Febri menambahkan, KPK juga melakukan pengetatan terhadap izin berobat tahanan. Para pengawal tahanan juga telah dikumpulkan untuk pengarahan tentang disiplin dan kode etik. Hal ini sekaligus sebagai upaya pencegahan yang dilakukan KPK secara terus-menerus.

"KPK akan terus melakukan pengetatan aturan dan tidak akan mentolerir pelanggaran sekecil apapun," Febri menandaskan.

KPK Sesalkan Ombudsman Soal Idrus Marham Keluyuran di Luar Rutan

Kasus Idrus keluyuran ini sempat membuat hubungan KPK dan Ombudsman tegang. Ombudsman membuat pernyataan mendapati terpidana kasus suap proyek PLTU Riau-1 itu berada coffee shop di kawasan RS MMC tanpa tangan diborgol dan tidak mengenakan rompi tahanan selepas salat Jumat, 21 Juni lalu.

"Saudara Marwan selaku staf pengamanan dan pengawalan tahanan KPK melakukan perbuatan maladministrasi berupa pengabaian kewajiban hukum," kata Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Teguh Nugroho, dalam konferensi pers di kantor Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (3/7)

Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat Marwan berada di luar warung kopi, sedangkan Idrus berada di dalam. "Jaraknya kurang lebih 7 sampai 8 meter," Teguh menambahkan. Keberadaan mantan Menteri Sosial di dalam coffee shop tidak termasuk dalam tindakan medis.

Febri pernah membantah dan menyenbut pernyataan Ombudsman sebagai keliru. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top