Skandal BLBI

KPK Terganggu Gugatan Sjamsul Nursalim pada Auditor BPK

publicanews - berita politik & hukumAudiitor Utama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) I Nyoman Wara. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini KPK mengajukan diri sebagai pihak ketiga yang tergaanggu kepentingannya atas gugatan perdata Sjamsul Nursalim terhadap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan auditor I Nyoman Wara. Sidang digelar di Pengadilan NegeriTangerang, Banten.

"Rencana KPK akan menyerahkan secara resmi permohonan menjadi pihak ketiga yang kepentingannya," kata Jubir KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/7).

Sjamsul melalui kuasa hukumnya menggugat Nyoman Wara dan BPK atas laporan investigatif BPK soal kerugian negara dalam penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk BDNI. Bank yang sudah tutup ini milik taipan Sjamsul Nursalim.

Ahli BPK Digugat Sjamsul Nursalim, KPK akan Gugat Balik

Nyoman Wara pernah dihadirkan sebagai saksi sidang dengan terdakwa Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung di Pengadilan Tipikor Jakarta. Kehadirannya sempat diprotes penasihat hukum Syaruddin, Yusril Ihza Mahendra. Namun hakim tetap mempersilakan Nyoman menyamoaikan kesaksiannya soal kerugian negara.

KPK telah menetapkan Sjamsul dan istrinya Itjih Nursalim sebagai tersangka pengemplang BLBI dengan kerugian negara hingga Rp 4,58 triliun. Nilai itu didapat setelah nilai aset yang dijaminkan kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) jauh dari kewajibannya atau misrepresentasi.

Sejak proses penyelidikan hingga menjadi tersangka, Sjamsul dan Itjih tak pernah datang ke KPK. Kabarnya ia sudah menjadi WN Singapura. Alih-alih memenuhi panggilan KPK, Sjamsul malah menggugat BPK yang mengaudit nilai kerugian negara tersebut. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top