Skandal BLBI

Giliran Rizal Ramli dan Kwik Kian Gie Dipanggil KPK

publicanews - berita politik & hukumKwik Kian Gie ketika dipanggil sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana BLBI, di Gedung KPK,Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi untuk mendalami bukti kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang menjerat pemegang saham pengendali BDNI Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim.

Tim penyidik hari ini menjadwalkan pemeriksaan Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan dan Industri (Ekuin) periode 1999-2000 sekaligus Ketua Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Kwik Kian Gie serta Menko Ekuin sekaligus Ketua KKSK periode 2000-2001 Rizal Ramli. 

"Keduanya diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi SKL BLBI," kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (11/7). 

Sjamsul dan Itjih diduga melakukan misrepresentasi terkait piutang petambak udang sebesar Rp 4,8 triliun. Misrepresentasi tersebut diduga telah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 4,58 triliun. Pasalnya, saat dilakukan Financial Due Dilligence (FDD) dan Legal Due Dilligence (LDD) disimpulkan bahwa aset tersebut tergolong macet dan hanya memiliki hak tagih sebesar Rp 220 miliar. 

Atas perbuatan tersebut, keduanya disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top