Skandal BLBI

KPK Panggil Laksamana Sukardi dan Glenn Yusuf

publicanews - berita politik & hukumMantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi ketika memenuhi pemanggilan KPK beberapa waktu lalu.( Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Syafruddin Arsyad Temenggung bebas melalui kasasi di Mahkamah Agung (MA), namun KPK tetap akan mengejar Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim. Keduanya adalah obligor tersangka penerima dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang dinyatakan lunas oleh Syafruddin sebagai Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) saat itu.

Hari ini, penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi. Mereka adalah mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi, mantan Kepala BPPN Glenn Muhammad Surya Yusuf, mantan Deputi Kepala BPPN Farid Harianto, serta PNS Edwin H Abdulah. 

"Keempat saksi diperiksa untuk tersangka SJN (Sjamsul Nursalim)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam pesan singkatnya, Rabu (10/7).

Eks Menteri BUMN Laksamana Sukardi Diperiksa untuk Kasus BLBI

Febri menegaskan, penyidikan BLBI akan tetap berjalan terus sesuai hukum acara yang berlaku. Sampai saat ini penyidik KPK belum menerima pemberitahuan siapa pengacara ditunjuk oleh pasangan taipan Sjamsul dan Itjih Nursalim. Keduanya sama sekali tidak pernah datang memenuhi panggilan KPK, kabarnya Sjamsul dan Itjih telah menjadi WN Singapura untuk menghindari proses hukum di Indonesia.

Kemarin, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menegaskan bahwa penyidikan kasus mengemplang dana BLBI ini tetap berjalan. Fokusnya adalah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 4,58 triliun.

"Penanganan perkara dengan tersangka SJN dan ITN yang sedang berporses dalam tahap penyidikan akan tetap berjalan. Tindakan untuk memanggil saksi-saksi, tersangka, dan penelusuran aset akan menjadi concern KPK," ujar Saut melalui konferensi pers di Gedung KPK, Selasa (9/7) malam. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top