Suap dan Gratifikasi

Dua Kali Mangkir, KPK Ingatkan Mendag Enggar Penuhi Panggilan

publicanews - berita politik & hukumMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dua kali tidak datang dengan alasan tugas, KPK menjadwal ulang pemeriksaan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada Kamis (18/7) pekan depan. Enggar akan dimintai keterangan dalam kasus dugaan gratifikasi yang menjerat politisi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Pemanggilan pertama Enggar dilakukan pada 2 Juli 2019, namun ia tengah berada di luar negeri. Hal yang sama terjadi pada Senin (8/7) kemarin, politisi Partai Nasdem itu izin melalui Sekjen Kemendag karena sedang ada tugas kenegaraan.

"Jadi kami pandang ini sebagai pernyataan dari pihak Kementerian Perdagangan. (Enggar) akan diperiksa pada 18 Juli 2019," ujar Jubir KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin (8/7).

Febri mengatakan, KPK sudah melayangkan surat pemanggilan lagi dan berharap Enggar patuh hukum. Hal ini sekaligus memberi contoh pada publik. "Kemudian bicara secara benar di hadapan penyidik," Febri menambahkan.

Nama Enggar disebut-sebut sebagai salah satu pihak yang memberi gratifikasi pada Bowo. Dari total uang Rp 8 miliar yang diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) lalu, kabarnya Rp 2 miliar berasal dari mantan politikus Golkar tersebut.

Pengacara Bowo yang baru, Humisar Sahala Panjaitan, kemudian 'merevisi' keterangan tersebut. Namun KPK menjawab revisi itu dengan menggeledah ruang kerja Enggar dan menyita sejumlah dokumen terkait perdagangan gula rafinasi pada 29 April 2019.

Diduga uang dari Enggar untuk bantuan Bowo mengamankan peraturan Mendag mengenai importasi gula di DPR. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top