Setnov Tidak Lagi Manja, Tapi Tidak Otomatis Bisa Kembali ke Sukamiskin

publicanews - berita politik & hukumSetya Novanto saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Senin (12/3/2018). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Bandung - Sejak dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, terpidana kasus megakorupsi proyek e-KTP Setya Novanto tidak lagi manja. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Barat Abdul Haris mengatakan, Novanto sebisa mungkin menahan sakit, tidak seperti ketika masih menghuni Lapas Sukamiskin bandung.

“Enggak manja begitu,” kata Abdul Haris saat memberikan arahan kepada pegawai Kemenkumham Kanwil Jawa Barat di Arcamanik, Bandung, Senin (8/7).

Menurut Haris, menganggap mantan Ketua DPR yang akrab disapa Setnov itu telah menyesali perilakunya. "Perubahannya itu, dia lebih menyadari kalau dia tahanan," ujarnya. Setnov pun kini lebih banyak menekuni agama.

Meski sudah ada perubahan, Haris mengatakan tidak serta merta hal itu membuat Kemenkumham mengabulkan permintaan Setnov agar dikembalikan ke Lapas Sukamiskin.

Proses evaluasi, ia menambahkan, dilakukan tim assesment, yang paling cepat dilakukan setiap tiga bulan sekali. Ia tidak peduli sekalipun Setnov sangat berharap bisa segera minta kembali ke Bandung.

Setnov dijebloskan di tahanan super ketat itu karena ketahuan keluyuran seusai berobat. Ia kedapatan bersama sang istri di salah satu toko bangunan di Padalarang, Bandung, Jawa Barat.

Ulah eks politikus Partai Golkar itu kerap terjadi. Misalnya, ia tampak di Restoran Padang usai berobat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Setnov dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur pada 14 Juni lalu. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu divonis 15 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta oada 24 April 2018. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top