Suap Pengapalan Pupuk

Dirut PT Pilog Ahmadi Hasan Dipanggil KPK

publicanews - berita politik & hukumDirektur Utama PT Pupuk Indonesia, Ahmadi Hasan. (Foto: Facebook/@PT Pupuk Indonesia Logistik)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) Ahmadi Hasan dipanggil KPK untuk bersaksi dalam kasus dugaan suap kerja sama penyewaan kapal antara Pilog dan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). Pemeriksaan Ahmadi ini untuk melengkapi berkas penyidikan Indung, anak buah anggota DPR Komisi VI Bowo Sidik Pangarso.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IND," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (5/7).

Penyidik menduga HTK, melalui Asty, meminta bantuan politisi Partai Golkar itu agar mendapatkan proyek pengapalan pupuk tersebut. Atas jasanya, Bowo meminta imbalan 2 dolar setiap metrik ton pupuk Pilog yang diangkut dengan kapal HTK.

Uang suap yang diterima Bowo dikumpulkan oleh Indung, stafnya di PT Inersia. Bowo Sidik diduga menerima tujuh kali hadiah atau suap dari Humpuss. Selain itu, politisi Partai Golkar itu juga mengumpulkan gratifikasi dari sejumlah pihak sebesar Rp 8 miliar, yang kemudian hendak ia gunakan untuk serangan fajar dalam pemcalonannya kembali pada Pileg 2019 lalu. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top