Masa Penahanan Bowo Sidik Diperpanjang Sebulan

publicanews - berita politik & hukumBowo Sidik Pangarso. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Masa penahanan Anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso diperpanjang komisi anti rasuah. Tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi itu bakal mendekam lagi selama 30 hari di rutan.

"Perpanjangan terhitung sejak 26 Juni sampai 25 Juli 2019," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kamis (27/6).

Bowo diamankan dalam OTT dengan dugaan menerima suap dalam kerja sama pengapalan pupuk antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).

Penyidik menduga Bowo Sidik meminta fee 2 dolar AS per metrik ton atas biaya angkut kepada HTK. Diduga, Bowo Sidik telah menerima tujuh kali hadiah atau suap dari Humpuss, yakni sekitar Rp 1,5 miliar dan Rp 89,4 juta yang diamankan saat OTT.

Adapun total uang suap dan gratifikasi yang diterima Bowo Sidik dari Humpuss maupun pihak lainnya sekitar Rp 8 miliar. Uang tersebut sudah dimasukkan ke dalam 400 ribu amplop yang disimpan dalam 84 kardus.

Dalam kasus dugaan gratifikasi, KPK mengidentifikasi ada empat sumber penerimaan Bowo, yakni terkait pengaturan atau kebijakan gula kristal rafinasi, penganggaran DAK, petinggi di salah satu BUMN, dan terakhir terkait revitalisasi pasar di Minahasa Selatan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top