Bos Borneo Lumbung Energi Samin Tan Diperiksa Sebagai Tersangka

publicanews - berita politik & hukumBos PT Borneo Lumbung Energi & Metal Samin Tan (kanan) menunggu untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, 28 Maret 2019. (Foto: Antara).
PUBLICANEWS, Jakarta - Tidak datang dalam pemeriksaan pada Selasa (18/6) lalu, KPK kembali memanggil pemilik PT Borneo Lumbung Energi & Metal (BLEM) Samin Tan hari ini. Samin Tan adalah tersangka dugaan suap terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) di Kementerian ESDM

"SMT dipanggil dengan kapasitas sebagai tersangka," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jumat (21/6).

Penyidik menduga Samin Tan menyuap eks Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih Rp 5 miliar untuk membantu pengurusan terminasi PKP2B PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), anak perusahaaan BLEM.

Anak Buah Penyuap Eni Saragih Diperiksa KPK

Eni kemudian berupaya mempengaruhi pihak Kementerian ESDM, termasuk menggunakan forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPR dengan Kementerian ESDM.

KPK menduga uang dari Samin Tan itu kemudian digunakan oleh politisi Golkar itu untuk keperluan kampanye suaminya Muhammad Al Khadziq dalam pilkada di Temanggung, Jawa Tengah --Al Khadziq kini bupati.

Samin Tan disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top