Dalami 14 Proyek Fiktif, KPK Panggil Manajer Waskita Karya

publicanews - berita politik & hukumGedung PT Waskita Karya di Jakarta. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi 14 proyek fiktif yang digarap PT Waskita Karya (WK). Hari ini penyidik memanggil Manager Pengelolaan Peralatan PT Waskita Beton Precast Imam Bukori.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FR (Kepala Divisi II PT Waskita Karya Fathor Rachman)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (20/6).

Febri tidak menjelaskan secara rinci apa saja yang akan didalami penyidik dalam pemeriksaan ini. Yang pasti, ujar Febri, saksi diduga mengetahui banyak ihwal korupsi di perusahaan pelat merah tersebut.

Dalam kasus ini, Fathor dan mantan Kabag Keuangan dan Risiko Divisi II WK Yuly Ariandi Siregar diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek. Proyek-proyek tersebut tersebar di Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua.

Sejumlah proyek sebenarnya telah dikerjakan oleh perusahaan lain, namun tetap dibuat seolah-olah akan dikerjakan oleh empat perusahaan yang telah teridentifikasi. Diduga empat perusahaan tersebut tidak melakukan pekerjaan sebagaimana tertuang dalam kontrak.

WK selanjutnya melakukan pembayaran kepada perusahaan subkontraktor tersebut. Setelah menerima pembayaran, subkontraktor itu mengembalikan uang kepada sejumlah pihak, termasuk untuk kepentingan pribadi Fathor dan Ariandi.

KPK menaksir negara menderita kerugian hingga Rp 186 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top