Dua Terpidana Kasus Suap Walkot Pasuruan Dieksekusi Penahanannya

publicanews - berita politik & hukumDua terpidana kasus korupsi proyek di Kota Pasuruan saat tiba di Lapas Kelas I Medaeng, Kamis (13/6). (Foto: Humas KPK)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dua terpidana kasus korupsi dieksekusi penahannnya ke Rutan Medaeng, Surabaya. Keduanya adalah Plh Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Dwi Fitri Nurcahyo dan staf Kelurahan Purutrejo, Kota Pasuruan, Wahyu Tri Hardianto.

Sebelumnya mereka ditahan di Rutan Kelas 1 Surabaya Cabang Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

"Keduanya dieksekusi untuk menjalani hukuman sesuai dengan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap di Pengadilan Tipikor Surabaya," ujar Jubir KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (13/6).

Dwi telah divoni penjara 5 tahun dan denda Rp 300 juta serta pidana tambahan uang pengganti Rp 80 juta. Sedangkan Wahyiu diganjar 24 tahun dan denda Rp 200 juta. Keduanya dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi dalam proyek di Kota Pasuruan.

"Terpidana Dwi Fitri Nurcahyo telah menyetorkan pembayaran uang pengganti sesuai amar putusan," Febri menambahkan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top