Skandal BLBI

Ahli BPK Digugat Sjamsul Nursalim, KPK akan Gugat Balik

publicanews - berita politik & hukumGedung KPK. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini, Pengadilan Negeri Tangerang menggelar sidang perdana gugatan Sjamsul Nursalim terhadap I Nyoman Wara dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tersangka kasus mengemplang dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) itu menyoal perhitungan kerugian negara yang dibuat BPK dalam kasus obligor BDNI miliknya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan berada di belakang BPK karena skandal BLBI ini sejak awal merupakan kerja sama KPK dan BPK, khususnya untuk perhitungan kerugian keuangan negara.

"Sampai kemudian hakim juga menegaskan apa yang dihitung oleh BPK tersebut sebagai kerugian keuangan negara," ujar Jubir KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Selasa (12/6).

KPK, Febri menambahkan, juga berencana mengajukan diri sebagai pihak ketiga yang terusik dengan gugatan Sjamsul tersebut. Hal ini penting agar menjadi pelajaran bagi siapapun yang ingin menggugat ahli yang diajukan oleh KPK, ataupun kerja sama KPK dengan instansi lain.

Febri berharap masyarakat turut mengawal proses peradilan gugatan perdata di PN Tangerang ini. "Agar kasus BLBI ini bisa ditangani secara maksimal," Febri menandaskan.

Diketahui, Sjamsul melalui kuasa hukumnya menggugat Nyoman Wara dan BPK atas laporan investigatif BPK terkait kerugian negara dalam penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) untuk BDNI. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top