Sore Ini KPK Umumkan Tersangka Kasus dengan Kerugian Triliunan Rupiah

publicanews - berita politik & hukumGedung KPK Jakarta. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengumumkan tersangka baru dalam kasus korupsi yang merugikan negara triliunan rupiah. Kasus ini merupakan pengembangan perkara lama yang terus disidik KPK.

"Direncanakan sore ini akan kami umumkan penyidikan baru yang telah dilakukan KPK dalam sebuah perkara yang merugikan negara cukup besar dengan nilai triliunan rupiah," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulisnya, Senin (10/6).

Febri masih menutup informasi perkara dan tersangkanya. Yang jelas, katanya, kasus ini telah merugikan negara hingga triliunan rupiah.

"Kami berupaya semaksimal mungkin menjalankan tugas dan mengembalikan kerugian keuangan negara ke masyarakat melalui kewenangan yang ada," Febri menandaskan.

Kasus dengan kerugian negara triliunan rupiah yang pernah disidik KPK setidaknya ada dua, yakni megakorupsi e-KTP dengan kerugian mencapai Rp 2,6 triliun dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dengan kerugian Rp 4,5 triliun yang dikucurkan untuk Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI).

Dalam kasus pengadaan e-KTP, KPK sudah memenjarakan dua pejabat Kemendagri, eks Ketua DPR Setya Novanto, dan tiga pengusaha. Adapun dalam kasus BLBI hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional Syafruddin Arsyad Temenggung dengan 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Hakim menyebut Syafruddin melakukan perbuatan haram itu bersama-sama Sjamsul Nursalim dan istri Itjih S Nursalim, serta Dorojatun Kuntjoro Jakti selaku Ketua Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK). Namun hingga kini KPK tak pernah bisa menghadirkan Sjamsul dan Itjih. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top