Suap Dana Hibah KONI

Sekjen KONI Ending Fuad Divonis 2 Tahun 8 Bulan Penjara

publicanews - berita politik & hukumSekjen KONI Ending Fuad Hamidy (kanan) dan Bendahara KONI Johnny E Awuy berpelukan seusai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (20/5 petang. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Sekretaris Jendral (Sekjen) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy divonis dua tahun depalan bulan. Vonis diketok majelis hakim Tipikor Jakarta Pusat. Ending juga diwajibkan membayar denda Rp 100 juta subsider dua bulan kurungan .

“Mengadili menyatakan bahwa terdakwa Ending Fuad Hamidy bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut,” kata Ketua Majelis Hakim Rustiyono saat membacakan amar putusannya.

Dalam pertimbangannya yang meringankan majelis hakim berpendapat terdakwa Ending belum pernah dihukum, merasa bersalah, dan ikut mensukseskan acara Asian Games dan Para Games. Hakim juga menerima permohonan Ending menjadi Justice Collaborator.

Sementara bBndahara KONI Johny E. Awuy yang diadili bersamaan dihukum satu tahun delapan bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan.

Hakim menyatakan Ending dan Johny bersalah karena terbukti memberi suap Rp 400 juta, satu unit mobil Toyota Fortuner, dan satu unit ponsel Samsung Galaxy Note9 kepada Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana.

Pemberian itu dilakukan agar Mulyana memuluskan pencairan proposal bantuan dana hibah kepada Kemenpora. Dana diajukan dalam peran KONI sebagai pelaksanaan tugas pengawasan dan pendampingan program peningkatan prestasi olahraga pada ajang Asian Games 2018 dan Asian Paragames 2018. Dalam proposal itu KONI mengajukan dana Rp 51,52 miliar.

Pemberian suap juga untuk memuluskan pencairan usulan kegiatan pendampingan dan pengawasan program SEA Games 2019 .

Baik Endang Fuad maupun Johny E. Awuy terbukti melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top